Kamis, 04 Mei 2017

Alhamdulillah, akhirnya bisa ngeblog lagi setelah beberapa bulan disibukkan dengan usaha yang sedang saya rintis bersama saudara kembar saya. Wish me luck yaa moms, doakan barokah dan tambah sukses, amiiin. Okay, back to topic, mulai hari ini saya akan disibukkan dengan berbagai kegiatan edukasi yang saya persiapkan untuk Kenzie. Why??? Karena besok pada 6 Mei Kenzie berumur 2 tahun, saya rasa it’s the right time to give him more education in fun ways. Yup.


Sebelum menginjak usia 2 tahun ini (yang terasa sangat cepat berlalu), saya membiasakan dia dengan berbagai permainan edukasi seperti puzzle knob, sorting bentuk, mengenal benda lewat buku, mewarnai serta permainan edukasi yang ada di gadget. Nah, diumur yang sudah mulai mengenal komunikasi dengan jauh lebih baik ini, sangat disayangkan kalau daya kreativitas dan imajinasinya disia-siakan, cause time flies so fast yaa moms, so that sensory activity’s time-mode on.



Sensory activity pertama yang saya perkenalkan adalah Coloring Mud. Kenapa saya menamakan begitu? Karena game ini mengenalkan anak akan tekstur berbeda akan suatu liquid serta berbagai warna. Bahan dan cara membuatnya sangat mudah mom. Hanya dibutuhkan tepung, air serta beberapa pewarna makanan untuk dapat memainkan permainan ini. Tekstur lumpur ini saya buat dengan menggabungkan tepung dengan air secukupnya. Gunakan tepung apa saja sesuai keinginan dan ketersediaan bahan di dapur mommy. Tinggal tuang air secukupnya hingga membentuk tekstur lumpur yaa mom. Teksturnya yang becek-becek ala lumpur akan menjadi daya tarik tersendiri bagi anak untuk berimajinasi akan apa yang dia sentuh. Apa hanya begitu saja? Tentu saja tidak mom. Untuk semakin menarik anak untuk bermain, tambahkan beberapa tetes pewarna makanan secara bergantian. Mulailah mengeksplor berbagai warna, mulai dari warna yang terang hingga gelap, nama berbagai warna dan perubahan warna yang terjadi.



Kemarin saya menggunakan empat pewarna yaitu merah, kuning, biru dan hijau. Meskipun tidak semua warna bisa muncul namun cukup membuat Ken mulai tertarik dengan permainan yang satu ini. Awalnya Ken sempat ragu untuk ikut bermain, raut wajahnya terlihat heran dengan tekstur lumpur yang saya buat. Setelah saya mulai meneteskan salah satu warna yaitu merah yang menjadikan tepung berubah dari putih ke pink mulailah dia tertarik bermain. Mulai menempel-nempelkan warna ke drawing book juga. Apalagi Ken lagi suka-sukanya menuang cairan, jadilah pewarna makanannya jatuh kemana-mana. So messy, but so much fun. Kita baru berhenti setelah dia bosan dan menarik tangan bundanya untuk bermain bola, his favourite activity haha. Bisa kebayang kan moms serunya gimana? Let’s do this!!!



Tidak ada komentar:

Posting Komentar