Alhamdulillah, akhirnya bisa ngeblog lagi setelah beberapa
bulan disibukkan dengan usaha yang sedang saya rintis bersama saudara kembar
saya. Wish me luck yaa moms, doakan barokah dan tambah sukses, amiiin. Okay, back
to topic, mulai hari ini saya akan disibukkan dengan berbagai kegiatan
edukasi yang saya persiapkan untuk Kenzie. Why??? Karena besok pada 6 Mei Kenzie berumur 2 tahun, saya rasa it’s the right time to give him more education
in fun ways. Yup.
Sebelum menginjak usia 2 tahun ini (yang terasa sangat cepat
berlalu), saya membiasakan dia dengan berbagai permainan edukasi seperti puzzle
knob, sorting bentuk, mengenal benda lewat buku, mewarnai serta permainan
edukasi yang ada di gadget. Nah, diumur yang sudah mulai mengenal komunikasi
dengan jauh lebih baik ini, sangat disayangkan kalau daya kreativitas dan
imajinasinya disia-siakan, cause time flies so fast yaa moms, so that sensory activity’s
time-mode on.
Sensory activity pertama yang saya perkenalkan adalah Coloring
Mud. Kenapa saya menamakan begitu? Karena game ini mengenalkan anak akan
tekstur berbeda akan suatu liquid serta berbagai warna. Bahan dan cara
membuatnya sangat mudah mom. Hanya dibutuhkan tepung, air serta beberapa
pewarna makanan untuk dapat memainkan permainan ini. Tekstur lumpur ini saya
buat dengan menggabungkan tepung dengan air secukupnya. Gunakan tepung apa saja
sesuai keinginan dan ketersediaan bahan di dapur mommy. Tinggal tuang air
secukupnya hingga membentuk tekstur lumpur yaa mom. Teksturnya yang becek-becek
ala lumpur akan menjadi daya tarik tersendiri bagi anak untuk berimajinasi akan
apa yang dia sentuh. Apa hanya begitu saja? Tentu saja tidak mom. Untuk semakin
menarik anak untuk bermain, tambahkan beberapa tetes pewarna makanan secara
bergantian. Mulailah mengeksplor berbagai warna, mulai dari warna yang terang
hingga gelap, nama berbagai warna dan perubahan warna yang terjadi.
Kemarin saya menggunakan empat pewarna yaitu merah, kuning,
biru dan hijau. Meskipun tidak semua warna bisa muncul namun cukup membuat Ken
mulai tertarik dengan permainan yang satu ini. Awalnya Ken sempat ragu untuk
ikut bermain, raut wajahnya terlihat heran dengan tekstur lumpur yang saya
buat. Setelah saya mulai meneteskan salah satu warna yaitu merah yang
menjadikan tepung berubah dari putih ke pink mulailah dia tertarik bermain. Mulai
menempel-nempelkan warna ke drawing book juga. Apalagi Ken lagi suka-sukanya
menuang cairan, jadilah pewarna makanannya jatuh kemana-mana. So messy, but so much fun. Kita baru berhenti setelah dia bosan dan menarik tangan bundanya untuk
bermain bola, his favourite activity haha. Bisa kebayang kan moms serunya
gimana? Let’s do this!!!



Tidak ada komentar:
Posting Komentar